Satu bulan terakhir adalah bulan yang tak akan saya lupa seumur hidup, bulan yang mungkin sekilas terasa seperti bulan penuh cobaan, kecemasan, bimbang dan ketakutan. Semuanya mulai berubah saat saya mencoba untuk bersyukur atas semua masalah yang ada.
Dari duka cita, beban thesis, beban studi dan segala masalah pribadi yang membuat saya ingin teriak dan lari. Entah mengapa saya seperti ingat bahwa berpikir positif membuat saya tetap tegar, salah satunya dengan cara bersyukur.
Beberapa teman menanyakan kabar kepada saya, yang saya sukar menjawabnya, memang saya baik-baik saja meski butuh waktu untuk membuat saya tenang.
Dan inilah daftar ucapan syukur yang bisa saya buat
Saya bersyukur dapat pulang melihat ibunda tercinta di saat-saat terakhirnya
Saya bersyukur ia bisa berpulang dengan tenang dan damai, lepas dari segala penderitaan yang menyakitkan dia dan perasaan saya sekeluarga
Saya bersyukur bahwa segala permasalahan yang ada membuat saya bisa melihat sisi lain dari orang-orang di sekitar saya yang selama ini mereka sembunyikan
Saya bersyukur atas kepulangan saya yang terlambat karena akhirnya teman baik saya memberikan buku-buku yang sangat bagus untuk bahan thesis (terima kasih banyak Kris, maju terus untuk semuanya...!!!!)
Saya bersyukur akan teman yang memberikan dukungan terhadap saya
Saya bersyukur akan tetangga yang sangat baik dan mendukung saya sekeluarga, tanpa mereka saya sekeluarga akan sungguh repot dan meras sepi
Saya bersyukur saya masih punya keluarga besar yang mendukung saya sekeluarga karena banyak orang yang benar-benar hidup sebatang kara
Saya bersyukur bahwa saya tidak sendirian
Saya bersyukur saya bisa menjumpai kembali orang-orang yang saya cintai setelah sekian lama tidak bertemu
Saya bersyukur bisa menemukan judul dan bahan thesis yang selama ini saya sulit pikirkan (terima kasih banyak untuk George, Erik dan Rachel untuk kiriman jurnalnya)
Saya bersyukur saya masih punya pengharapan dan tidak patah semangat di tengah segala pergumulan
Saya bersyukur akan sekolah yang baik yang masih bisa saya tempuh disaat banyak orang tidak bisa mendapatkannya
Sebenarnya daftar ini masih lebih panjang lagi tapi akan menjadi terlalu panjang untuk saya tulis.
Daftar diatas membuat saya ingat betapa beruntungnya saya dan betapa saya layak untuk bersyukur bahkan di tengah segala permasalahan saya.
Entah kenapa, kata-kata berikut mendadak jadi satu rhema di dalam hati, agar saya mengucap syukur untuk segala sesuatu.